[Jombang, Pak Guru NINE] - Di era digital saat ini, media
sosial—khususnya TikTok—ibarat sebuah belantara informasi yang luas dan nyaris
tak bertepi. Jari kita terbiasa menggulir layar gawai dengan cepat, melompat
dari satu tren video pendek ke video lainnya dalam hitungan detik. Di tengah
riuhnya ragam hiburan instan, komedi, hingga sensasi viral yang silih berganti,
pernahkah kita sejenak terdiam dan bertanya: Adakah ruang di platform ini
yang benar-benar bisa menutrisi pikiran kita? Jawabannya: ada. Ruang itu
perlahan dibangun dan terus diperluas oleh akun @pakgurunine.
Mengubah For You Page (FYP)
menjadi ruang kelas maya yang interaktif bukanlah sebuah isapan jempol. Kita
telah menjadi saksi bagaimana akun @pakgurunine sukses mengudara dan setia
menemani warganet sepanjang bulan suci Ramadan 1447 H lalu. Melalui program Talk
Show Virtual bertajuk BESTIE (Bedah Islam, Senandung dan Trivia
Edukatif), akun ini berhasil mematahkan stigma. Akun Tiktok
@pakgurunine membuktikan secara logis bahwa konten bernuansa religius dan
edukatif, jika dikemas dengan segar dan modern, ternyata mampu memikat hati
algoritma dan atensi audiens. BESTIE hadir menyuguhkan perbincangan yang sarat
akan "daging" dan bergizi tinggi untuk dahaga spiritual kita.
Namun, inovasi yang sejati pantang
berhenti di satu titik kesuksesan. Meminjam perspektif ilmu pendidikan, manusia
seutuhnya tidak hanya dibentuk oleh kecerdasan spiritual, tetapi juga
membutuhkan fondasi kecerdasan sosial dan intelektual yang kuat. Berangkat dari
nalar filosofis inilah, sebuah program baru tengah disiapkan untuk kembali
menggebrak ruang publik maya.
Sambutlah OASE, sebuah akronim
memikat dari Obrolan Aktual Sosial Edukatif.
Pemilihan nama ini tentu bukan sekadar
tempelan. Layaknya sebuah oase di tengah padang gurun yang menyajikan air
jernih bagi para musafir, program ini dirancang untuk menawarkan kesejukan
wawasan di tengah "keringnya" diskursus publik di media sosial. Perlu
ditegaskan, kehadiran OASE sama sekali tidak menggantikan, apalagi membunuh
eksistensi program BESTIE yang sudah memiliki ruang khusus di hati pemirsanya.
Keduanya justru saling melengkapi. Jika BESTIE difokuskan sebagai ruang
kontemplasi keislaman, maka OASE hadir membelah ceruk yang tak kalah krusial:
ranah Sosial-Humaniora dan Pendidikan.
Mengapa tema Sosial-Humaniora ini
penting untuk diangkat ke TikTok? Di tengah arus perubahan sosial yang serba
cepat, warganet kita sangat butuh ruang untuk mendiskusikan isu-isu aktual yang
bersinggungan langsung dengan realitas bermasyarakat dan dinamika pendidikan.
OASE hadir bukan untuk menggurui, melainkan mengajak penontonnya berpikir
kritis, menajamkan empati, dan merespons fenomena dengan argumentasi bernas,
bukan sekadar letupan emosi belaka.
Momen yang paling ditunggu-tunggu pun
akhirnya tiba. Edisi perdana sekaligus launching program OASE akan resmi
mengudara pada Jumat malam, 3 April 2026, mulai pukul 20:00 hingga 21:30 WIB
di Live TikTok @pakgurunine.
Untuk sebuah tayangan pembuka, tema
yang dipilih sangatlah berbobot namun tetap membumi: “Jelang Workshop
Penulisan Fiksi dan Non Fiksi”. Tema ini diangkat sebagai bentuk sinergi
strategis dengan agenda edukasi yang akan diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi
dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kabupaten Jombang.
Berbicara tentang karya tulis, baik
fiksi maupun non-fiksi, pada hakikatnya adalah berbicara tentang upaya
mewariskan peradaban. Menulis bukan sekadar merangkai huruf menjadi kata,
melainkan seni mengabadikan gagasan agar tak lekang oleh zaman. Untuk membedah tuntas
anatomi kepenulisan ini, Talk Show Virtual ini tidak tanggung-tanggung
dalam menghadirkan kapasitas intelektualnya. Pak Guru NINE akan memandu
jalannya obrolan bersama dua tokoh kredibel di bidang literasi: H.S. Arifin
(Ketua APKS PGRI Kabupaten Jombang) dan Ni’matuz Zahroh (Fasilitator
Workshop). Kehadiran dua narasumber ini menjadi garansi absolut bahwa diskusi Jumat malam nanti adalah sebuah transfer
pengalaman empiris dari para praktisi sejati, bukan sekadar teori di atas
kertas.
Pada akhirnya, inisiatif yang konsisten
dibangun oleh @pakgurunine adalah sebuah pembuktian bahwa media sosial hanyalah
sebuah alat ( tools ). Kitalah—sebagai subjek—yang memegang kendali
penuh atas nilai gunanya. Kita tidak bisa membendung tsunami digitalisasi, namun
kita punya pilihan mutlak untuk mengisi ruang-ruang maya itu dengan konten
positif yang memadukan fungsi mengedukasi sekaligus menghibur warganet.
OASE adalah sebuah undangan terbuka.
Bagi Anda pelajar, guru, mahasiswa, atau siapa saja yang mendamba tontonan
mencerdaskan, mari luangkan waktu Anda. Atur pengingat di gawai cerdas Anda
untuk Jumat malam ini. Jadilah saksi lahirnya sebuah dialektika yang asyik dan
bergizi. Bersama OASE di Live TikTok @pakgurunine, mari kita ubah screen
time kita menjadi investasi peradaban yang bermakna. Sampai jumpa di kolom
komentar! [pgn]
Nine Adien Maulana, Guru PAIBP SMAN 2 Jombang – Owner @pakgurunine

0 Komentar